loading...

Dasar-dasar Security Operations Center (SOC)

Dasar-dasar Security Operations Center (SOC)

Security Operations Center (SOC) adalah pusat kendali keamanan siber suatu organisasi yang bertanggung jawab atas pemantauan, deteksi, analisis, dan respons terhadap ancaman keamanan secara real-time.

Fungsi Utama SOC:

  • Pemantauan Berkelanjutan – Pengawasan jaringan, endpoint, dan cloud selama 24/7.
  • Deteksi & Analisis Ancaman – Mengidentifikasi aktivitas mencurigakan menggunakan alat SIEM (Security Information and Event Management).
  • Respons Insiden – Menyelidiki, menanggulangi, dan mengatasi ancaman siber.
  • Manajemen Kerentanan – Mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan keamanan.
  • Intelijen Ancaman – Menggunakan informasi ancaman global dan internal untuk mencegah serangan.
  • Kepatuhan & Pelaporan – Memastikan kepatuhan terhadap regulasi keamanan (ISO 27001, NIST, GDPR, dll.).

Role yang Ada di SOC:

  • Analis SOC (L1, L2, L3) – Memantau peringatan, menyelidiki ancaman, dan melakukan eskalasi insiden.
  • Threat Hunter – Mencari ancaman tersembunyi sebelum menyebabkan kerusakan.
  • Incident Responder – Mengambil tindakan saat terjadi pelanggaran keamanan untuk mengatasi ancaman.
  • SOC Engineer – Mengelola alat keamanan dan memastikan kinerjanya optimal.
  • SOC Manager – Mengawasi operasional SOC dan memastikan keselarasan dengan tujuan bisnis.

Resource Gratis untuk Belajar SOC:

Alat & Teknologi SOC:

  • Platform SIEM: Splunk, IBM QRadar, Microsoft Sentinel
  • EDR/XDR: CrowdStrike, SentinelOne, Microsoft Defender
  • Intelijen Ancaman: VirusTotal, AlienVault OTX, MISP
  • Respons Insiden: TheHive, Velociraptor, GRR


0 Comments

Leave a comment